PT Ciputra Development Tbk CTRA

📅 20 Mei 2026 🏗️ Properti & Real Estate 🇮🇩 IDX · Jakarta 💹 Harga: Rp695 (per 20 Mei 2026)

PT Ciputra Development Tbk adalah salah satu pengembang properti terbesar dan paling terdiversifikasi di Indonesia, dengan portofolio lebih dari 89 proyek di 34 kota di seluruh Nusantara. Didirikan oleh almarhum Dr. Ir. Ciputra, perusahaan ini telah membentuk wajah perkotaan Indonesia selama lebih dari empat dekade.


Kapitalisasi Pasar
Rp12,9 T
695 × 18,54 M lembar saham
Pendapatan 2025
Rp12,6 T
+12,8% YoY
Laba Bersih 2025
Rp2,67 T
+25,2% YoY
Dividen per Saham
Rp24
Yield 3,45% · Buku 2024

🏢 Profil Singkat

PT Ciputra Development Tbk merupakan perusahaan induk dari Ciputra Group, konglomerat properti yang dirintis oleh Dr. Ir. Ciputra sejak tahun 1981. Berawal dari sebuah visi sederhana untuk membangun kota-kota yang layak huni, Ciputra kini telah menjelma menjadi salah satu merek properti paling dikenal di Asia Tenggara. Perusahaan ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (IDX) pada tahun 1994, membuka babak baru pertumbuhan berbasis pasar modal.

Ciputra Development beroperasi melalui jaringan entitas anak yang mengelola proyek-proyek di segmen residensial, komersial, perhotelan, dan kesehatan. Keunggulan geografis menjadi salah satu daya tarik utama: dengan kehadiran di lebih dari 34 kota — mulai dari Sabang hingga Merauke — perseroan mampu meredam risiko konsentrasi pasar yang kerap menghantam pengembang skala lebih kecil.

Atribut Keterangan
Nama ResmiPT Ciputra Development Tbk
Kode SahamCTRA (IDX)
Didirikan1981
IPO1994 (Bursa Efek Indonesia)
Kantor PusatJakarta, Indonesia
SektorProperti & Real Estate
Sub-sektorPengembang Properti Terintegrasi
Jumlah Proyek>89 proyek aktif
Cakupan Kota34 kota di seluruh Indonesia
Jumlah Saham Beredar~18,54 miliar lembar
Direktur UtamaCandra Ciputra
Websiteciputradevelopment.com

⚙️ Model Bisnis

Pengembangan Residensial merupakan mesin pendapatan utama Ciputra. Perseroan mengembangkan kawasan perumahan terpadu (township) berformat skala besar di berbagai kota, mulai dari rumah tapak segmen menengah hingga apartemen mewah di pusat kota. Produk residensial menyumbang lebih dari 70% dari total marketing sales tahunan, dengan titik harga yang tersebar luas agar mampu menjangkau beragam daya beli konsumen.

Properti Komersial dan Ritel menjadi fondasi pendapatan berulang (recurring income) yang semakin strategis. Ciputra mengoperasikan mall, ruko, dan gedung perkantoran yang tersebar di pusat-pusat kawasan terpadu miliknya. Konsep "kota dalam kota" ini menciptakan ekosistem yang saling menopang: hunian mendatangkan penghuni yang kemudian menjadi konsumen pusat perbelanjaan di kawasan yang sama.

Perhotelan dan Leisure melengkapi portofolio dengan aset hotel bintang empat dan lima, lapangan golf, dan fasilitas rekreasi bertaraf internasional. Segmen ini bukan sekadar pelengkap; ia berfungsi sebagai katalis nilai yang mengangkat brand equity kawasan-kawasan Ciputra dan mendorong harga lahan di sekitarnya.

Layanan Kesehatan merupakan lini bisnis terbaru yang sedang berkembang pesat. Saat ini Ciputra mengoperasikan empat rumah sakit, dan manajemen telah mengumumkan rencana ekspansi kapasitas layanan kesehatan hingga 77% dalam lima tahun ke depan. Langkah ini mencerminkan strategi diversifikasi ke segmen recurring income dengan imbal hasil yang lebih stabil dan kurang siklikal dibandingkan pengembangan properti konvensional.

Value Chain Ciputra meliputi siklus penuh dari akuisisi lahan, perencanaan masterplan, perizinan, konstruksi (baik internal maupun subkontraktor), pemasaran, hingga pengelolaan aset pasca-serah terima. Kontrol atas seluruh rantai nilai ini memungkinkan perseroan menjaga margin kotor yang konsisten di atas 45%, jauh di atas rata-rata industri properti nasional.

Strategi diversifikasi geografis di 34 kota adalah keunggulan kompetitif yang sulit ditiru dalam jangka pendek. Ketika properti di satu kota mengalami pelambatan permintaan, kota-kota lain dapat mengimbanginya — menjadikan Ciputra lebih tangguh menghadapi siklus pasar lokal dibandingkan pengembang berbasis satu wilayah.

📊 Kinerja Keuangan

Selama periode 2022–2025, PT Ciputra Development Tbk menorehkan rekam jejak pertumbuhan yang konsisten meskipun industri properti secara umum menghadapi tekanan siklus. Tahun 2022 menandai fase pemulihan pasca-pandemi yang kuat, dengan pendapatan mencapai Rp9,25 triliun dan laba bersih Rp1,86 triliun, didukung oleh pent-up demand konsumen yang terpendam selama lockdown.

Tahun 2023 mencerminkan normalisasi pasar pasca-supercycle pandemi. Pendapatan relatif stagnan di Rp9,24 triliun, sementara laba bersih sedikit tergerus ke Rp1,85 triliun (turun 0,85% YoY). Namun catatan penting adalah marketing sales justru melonjak ke Rp10,24 triliun — sebuah rekor baru kala itu — yang mengindikasikan pipeline pendapatan yang sehat untuk tahun-tahun berikutnya.

Tahun 2024 menjadi tahun kebangkitan: pendapatan melonjak 21,1% menjadi Rp11,19 triliun dan laba bersih tumbuh 15,1% menjadi Rp2,13 triliun. Marketing sales juga mencetak rekor baru di Rp11,02 triliun. Gross margin bertahan di 47,3% dan EPS tercatat Rp114,93 per lembar.

Tahun 2025 kembali mencatat pertumbuhan solid: pendapatan naik 12,8% menjadi Rp12,61 triliun dan laba bersih tumbuh 25,2% menjadi Rp2,67 triliun, melampaui target manajemen sebesar 15%. Sisi negatifnya, marketing sales turun 14% menjadi Rp9,5 triliun — meleset dari target Rp11 triliun — mencerminkan pelemahan sentimen konsumen di pasar properti primer sepanjang tahun.

Pendapatan & Laba Bersih 2021–2025 (Rp Triliun)
Marketing Sales (Pra-Penjualan) 2022–2025 (Rp Triliun)

Tabel Rasio Keuangan Kunci

Rasio valuasi di bawah dihitung menggunakan harga saham aktual Rp695 per 20 Mei 2026.

Metrik 2022 2023 2024 2025 (est.)
Pendapatan (Rp T)9,259,2411,1912,61
Laba Bersih (Rp T)1,861,852,132,67
EPS (Rp/lembar)100,399,8114,9144,0 (est.)
Gross Margin44,2%45,1%47,3%47,5% (est.)
Net Margin20,1%20,0%19,0%21,2% (est.)
PER (× harga 695)6,05×4,82× (est.)
PBV (× harga 695)0,52×0,48× (est.)
DER1,10×1,00×0,88×0,78× (est.)
ROE8,6%8,0%8,5%10,0% (est.)
DPS (Rp/lembar)182124— (belum diumumkan)
Dividend Yield (× harga 695)3,45%
Total Aset (Rp T)42,1 (est.)44,5 (est.)47,0247,98
Total Ekuitas (Rp T)21,6 (est.)23,0 (est.)24,9826,92

Keterangan: PER = Rp695 ÷ EPS 2024 (Rp114,93) = 6,05×. PBV = Rp695 ÷ Book Value per Saham (Rp24.980T ÷ 18,54M lembar = Rp1.348) = 0,52×. DER = Liabilitas ÷ Ekuitas. ROE = Laba Bersih ÷ Ekuitas. (est.) = estimasi berdasarkan data parsial atau proyeksi analis.

🧩 Struktur Kepemilikan & Segmen Bisnis

Kendali atas Ciputra Development berada di tangan keluarga pendiri melalui PT Sang Pelopor sebagai pemegang saham pengendali. Per April 2026, PT Sang Pelopor menguasai 9,88 miliar lembar saham atau setara 53,31% dari total saham terdaftar. Pihak afiliasi pengendali memegang tambahan 3,49%, sehingga total kepemilikan kelompok keluarga Ciputra mencapai sekitar 56,8%. Sisanya, sebesar 43,2%, dipegang oleh publik dengan jumlah pemegang saham lebih dari 43.835 pihak.

Penerima manfaat akhir dari kepemilikan melalui PT Sang Pelopor adalah empat putra-putri almarhum Dr. Ciputra: Rina Ciputra Sastrawinata (Komisaris), Junita Ciputra (Komisaris), Candra Ciputra (Direktur Utama), dan Cakra Ciputra (Direktur). Struktur ini memastikan kesinambungan visi pendiri sekaligus stabilitas manajemen jangka panjang.

Komposisi Pemegang Saham
Estimasi Kontribusi Segmen Bisnis terhadap Pendapatan 2024

Dari sisi segmen, properti residensial — rumah tapak dan apartemen — tetap menjadi tulang punggung pendapatan, menyumbang sekitar 65% dari total. Properti komersial dan ritel (ruko, mal, perkantoran) berkontribusi sekitar 20% dan semakin penting sebagai sumber pendapatan berulang. Perhotelan menyumbang sekitar 10%, sementara layanan kesehatan dan lainnya masih dalam tahap pertumbuhan di kisaran 5%. Pergerseran bertahap menuju pendapatan berulang menjadi strategi jangka menengah yang disadari manajemen untuk menstabilkan arus kas di tengah siklisitas pasar properti.

📰 Berita & Perkembangan Terkini

Juni 2025
RUPST Ketok Dividen Rp444,86 Miliar untuk Buku 2024
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp24 per saham — naik dari Rp21 di tahun sebelumnya — setara 21% dari laba bersih 2024. Cum dividen di pasar reguler ditetapkan 25 Juni 2025, dengan pembayaran pada 18 Juli 2025.
Dividen +14% YoY
Januari 2025
Marketing Sales 2024 Cetak Rekor Baru Rp11,02 Triliun
Ciputra menutup tahun 2024 dengan rekor marketing sales tertinggi sepanjang sejarah perseroan di Rp11,02 triliun, tumbuh 8% dari 2023 dan memenuhi 99,2% target. Pencapaian ini memperkuat pipeline pendapatan yang akan diakui secara bertahap pada 2025–2026.
Rekor Sepanjang Masa
2025–2026
Proyek Hunian ASN di IKN: Konstruksi Ditargetkan Mulai 2026
Ciputra telah berkomitmen untuk membangun kawasan terpadu di Ibu Kota Nusantara (IKN), khususnya hunian untuk Aparatur Sipil Negara. Meski proses negosiasi dan review teknis masih berlangsung, manajemen mengindikasikan konstruksi akan dimulai pada tahun 2026. Proyek IKN berpotensi membuka pasar baru yang sangat signifikan di era perpindahan ibu kota.
Ekspansi Strategis
2025
Ekspansi Sektor Kesehatan: Kapasitas RS Ditambah 77% dalam 5 Tahun
Manajemen mengumumkan rencana ambisius untuk menambah kapasitas empat rumah sakit Ciputra yang ada hingga 77% dalam kurun lima tahun. Langkah ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi ke recurring income yang lebih stabil, di samping rencana penambahan 100.000 m² area sewa baru dimulai dari proyek di Makassar.
Diversifikasi Recurring Income

⚠️ Risiko & Peluang

Risiko Utama

Siklisitas Pasar Properti. Industri properti sangat sensitif terhadap siklus suku bunga dan kepercayaan konsumen. Penurunan marketing sales 14% pada 2025 — meski pendapatan masih tumbuh — memperlihatkan bahwa lemahnya sentimen pembeli dapat berdampak nyata pada pipeline 1–2 tahun ke depan. Kenaikan BI Rate yang berkepanjangan dapat menekan permintaan KPR dan menggerus daya beli segmen menengah.
Risiko Tinggi · Dampak Sedang

Risiko Regulasi dan Perizinan. Proyek properti skala besar bergantung pada persetujuan pemerintah daerah yang prosesnya bisa panjang dan tidak pasti. Perubahan kebijakan tata ruang, kewajiban FLPP (perumahan subsidi), atau pajak properti dapat mempengaruhi margin dan timeline proyek secara signifikan.
Risiko Sedang · Dampak Sedang

Tekanan Harga Lahan dan Biaya Konstruksi. Kenaikan harga lahan di kota-kota tier-1 dan volatilitas harga bahan bangunan (baja, semen) berpotensi menekan gross margin ke depan, terutama jika daya beli konsumen tidak mampu mengimbangi kenaikan harga jual.
Risiko Sedang · Dampak Sedang

Ketergantungan pada Keluarga Pendiri. Dengan kepemilikan terkonsentrasi ~56,8% di tangan keluarga Ciputra, risiko suksesi dan keputusan korporasi yang sentralistis menjadi perhatian investor institusional. Meski generasi kedua telah mengambil alih operasional, transisi kepemimpinan jangka panjang tetap perlu dipantau.
Risiko Rendah–Sedang · Dampak Tinggi

Peluang Utama

Urbanisasi dan Defisit Perumahan Indonesia. Indonesia masih menghadapi backlog perumahan yang sangat besar — diperkirakan mencapai puluhan juta unit. Dengan bonus demografi yang masih berlangsung hingga dekade 2030-an, permintaan jangka panjang untuk hunian segmen menengah tetap sangat besar. Ciputra berada di posisi ideal untuk menangkap peluang ini berkat jaringan 34 kota yang tersebar merata.
Peluang Tinggi · Jangka Panjang

Ibu Kota Nusantara (IKN). Perpindahan ibu kota ke Kalimantan Timur membuka pasar baru yang masif untuk hunian, komersial, dan infrastruktur pendukung. Komitmen Ciputra untuk membangun di IKN dapat menjadi katalis pertumbuhan signifikan jika proyek terealisasi sesuai rencana.
Peluang Tinggi · Jangka Menengah

Ekspansi Recurring Income. Pertumbuhan agresif di sektor kesehatan (rumah sakit) dan ritel (penambahan 100.000 m² area sewa) akan meningkatkan proporsi pendapatan berulang yang lebih stabil. Ini secara fundamental mengubah profil risiko perseroan dari "developer murni" menjadi "developer-cum-operator" yang memiliki arus kas lebih dapat diprediksi.
Peluang Tinggi · Jangka Menengah–Panjang

Valuasi Menarik. Dengan PBV hanya 0,52× pada harga Rp695, saham CTRA diperdagangkan jauh di bawah nilai buku aset propertinya. Potensi repricing valuasi cukup besar jika sentimen pasar properti membaik atau suku bunga mulai turun.
Peluang Sedang · Jangka Pendek–Menengah

🌱 ESG & Keberlanjutan

Ciputra Development telah membangun fondasi ESG yang solid, dibuktikan dengan diraihnya penghargaan Katadata ESG Index Awards 2024 dalam kategori Hospitality — sebuah pengakuan atas komitmen konsisten perseroan dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam setiap aspek operasi bisnis. Laporan Keberlanjutan 2024 yang dipresentasikan dalam RUPST Juni 2025 menjadi dokumen transparansi komprehensif yang mencakup kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola.

Strategi keberlanjutan Ciputra bertumpu pada tiga pilar utama: Excellence and Innovation Spirit (inovasi produk dan proses yang berkelanjutan), Building Cities, Building Lives (pembangunan kawasan yang meningkatkan kualitas hidup komunitas), dan Responsible Development (pembangunan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan sosial).

🌿 Lingkungan (Environmental) 68 / 100
Penggunaan material ramah lingkungan, efisiensi energi di seluruh properti, target reduksi jejak karbon, sertifikasi green building pada proyek baru. Pengelolaan limbah konstruksi dan program penghijauan kawasan aktif dilaksanakan di setiap township.
👥 Sosial (Social) 72 / 100
Program CSR mencakup pendidikan, kesehatan masyarakat, dan pemberdayaan UMKM di sekitar kawasan. Ekspansi rumah sakit Ciputra berdampak langsung pada akses layanan kesehatan masyarakat. Ciputra Group juga mengelola universitas dan sekolah sebagai wujud komitmen sosial jangka panjang.
🏛️ Tata Kelola (Governance) 74 / 100
Dewan Komisaris dengan unsur independen, komite audit aktif, dan pelaporan keuangan tepat waktu kepada IDX. Struktur kepemilikan terkonsentrasi di keluarga pendiri menjadi catatan tata kelola, namun transparansi laporan tahunan dan keberlanjutan dinilai memadai oleh para pemangku kepentingan.

Catatan: Skor ESG di atas adalah estimasi berdasarkan penghargaan, laporan keberlanjutan publik, dan praktik umum industri. Skor bukan merupakan penilaian resmi dari lembaga rating ESG independen.

🗺️ Portofolio Proyek

Dengan lebih dari 89 proyek aktif di 34 kota, portofolio Ciputra Development mencakup spektrum yang luar biasa luas — dari township skala ribuan hektar di Banten hingga superblok perkotaan di jantung Surabaya, dari kawasan perumahan di Medan hingga rencana ambisius di Ibu Kota Nusantara. Tabel di bawah merangkum proyek-proyek utama yang dikelola PT Ciputra Development Tbk beserta entitas anak dan asosiasinya, dilengkapi dengan estimasi Gross Development Value (GDV), kontribusi prapenjualan, dan proporsi terhadap total aset perusahaan (basis nilai buku lahan).

# Nama Proyek Kota Provinsi Luas Area Tipe Est. GDV Kontribusi MS Q1 2024 Est. % Aset ¹ Status
1 CitraRaya Tangerang Tangerang Banten 2.760 ha Township Terpadu Rp80–110 T (est.) Rp185 M · 5,6% 6,2% 🟢 Aktif
2 CitraLand Surabaya Surabaya Jawa Timur 681 ha Township Rp25–40 T (est.) Rp493 M · 14,9% 1,5% 🟢 Aktif
3 CitraGarden City Jakarta Jakarta Barat DKI Jakarta 450 ha Township Terpadu Rp18–28 T (est.) Rp255 M · 7,7% 1,0% 🟢 Aktif
4 Citra City Sentul Bogor Jawa Barat ~500 ha (est.) Township Rp10–18 T (est.) Rp204 M · 6,2% 1,1% 🟢 Aktif
5 CitraGarden Serpong Tangerang Selatan Banten 350 ha Township (Green) Rp12–18 T (est.) Rp188 M · 5,7% 0,8% 🟢 Aktif
6 CitraLand Tanjung Morawa Deli Serdang Sumatra Utara 212 ha Township Rp2,5–4 T (est.) Rp237 M · 7,2% 0,5% 🟢 Aktif
7 CitraLand Cibubur Cileungsi, Bogor Jawa Barat 200 ha Township Rp4–7 T (est.) 0,5% 🟢 Aktif
8 CitraLand City Kedamean Gresik Jawa Timur 200 ha Township Rp2–4 T (est.) 0,5% 🟢 Aktif
9 CitraGarden Bintaro Tangerang Selatan Banten ~100 ha (est.) Township Rp3–5 T (est.) Rp140 M · 4,2% 0,2% 🟢 Aktif
10 CitraLand Gama City Medan Sumatra Utara ~100 ha (est.) Township Rp1,5–3 T (est.) 0,2% 🟢 Aktif
11 CitraLand Celebes Makassar Sulawesi Selatan ~100 ha (est.) Township Rp1,2–2 T (est.) 0,2% 🟢 Aktif
12 Ciputra World Surabaya Surabaya Jawa Timur ~10 ha Superblok Mixed-use Rp3–5 T (est.) ~3% ² 🟢 Aktif
13 CitraGarden Lampung Bandar Lampung Lampung 57 ha Township Rp0,5–0,8 T (est.) 0,1% 🟢 Aktif
14 CitraGarden Sidoarjo Sidoarjo Jawa Timur 44 ha Township Rp0,7–1,2 T (est.) 0,1% 🟢 Aktif
15 Citra Maja City (asosiasi) Lebak Banten 2.600 ha Township TOD Rp25–40 T (est.) 2,8% (est.) 🟢 Aktif
16 CitraLand City Sampali Deli Serdang Sumatra Utara 35 ha (Fase 1) Township (KSO) Rp2–4 T (est.) Rp856 M sejak Jan 2024 ³ <0,1% 🟡 Progres
17 CitraLand Gresik Kota Gresik Jawa Timur 28 ha Township Rp0,4–0,7 T (est.) <0,1% 🟡 Progres
18 Citra Homes Halim Jakarta Timur DKI Jakarta ~8 ha (est.) Residensial Rp0,6–1,2 T (est.) <0,1% 🟡 Progres
19 Citra Bukit Golf Sentul, Bogor Jawa Barat ~50 ha (est.) Golf & Residensial Rp0,8–1,5 T (est.) 0,1% 🟡 Progres
20 Kawasan Terpadu IKN Penajam Paser Utara Kalimantan Timur 150 ha (Fase 1 dari 300 ha) Township + Hotel + Golf + MICE Rp5–10 T (est.) — (belum di neraca) 🔵 Rencana
21 Rusun ASN IKN Penajam Paser Utara Kalimantan Timur — (10 Tower) Rusun (KPBU) Rp3,5 T — (belum di neraca) 🔵 Rencana
22 Ekspansi Area Sewa + RS Makassar + Berbagai Kota Sulsel & Lainnya 100.000 m² ritel + 3 RS baru Ritel + Kesehatan Rp4–7 T (est.) — (belum di neraca) 🔵 Rencana

¹ Est. % Aset (Lahan): dihitung berdasarkan luas area × rata-rata nilai buku lahan Rp1,064 M/ha (dari data lahan milik CTRA: 1.538 ha senilai Rp1,636 T) dibagi total aset 2024 Rp47,02 T. Angka ini mencerminkan kontribusi nilai buku lahan saja dan tidak termasuk WIP konstruksi, properti investasi, atau piutang penjualan — sehingga merendahkan signifikansi aktual proyek-proyek yang sudah dalam tahap konstruksi lanjut. ² Ciputra World Surabaya menggunakan estimasi nilai properti investasi (mal + hotel) yang dicatat di neraca, bukan metode nilai buku lahan. ³ CitraLand City Sampali: dirilis Januari 2024, Rp856 M terjual hingga akhir Q1 2024 (kuat karena efek peluncuran perdana). Proyek via skema KSO, sebagian aset tidak sepenuhnya konsolidasi ke neraca CTRA. Data GDV adalah estimasi jangka panjang berdasarkan luas area, lokasi, dan harga pasaran setempat. Untuk data definitif, lihat laporan keuangan dan annual report CTRA di ciputradevelopment.com/investor-relations.


🏆 Pesaing Utama di Sektor Properti IDX

Emiten Kode Fokus Keunggulan vs CTRA
Bumi Serpong DamaiBSDEBSD City, TangerangPosisi dominan di koridor Tangerang–Serpong
Pakuwon JatiPWONSurabaya & JakartaRecurring income dari superblok sangat tinggi
Summarecon AgungSMRAKelapa Gading, BekasiMerek kuat di segmen menengah-atas Jabodetabek
Lippo KarawaciLPKRDiversified, TangerangEksposur kesehatan melalui Siloam Hospitals
Ciputra DevelopmentCTRA34 Kota IndonesiaDiversifikasi geografis terluas, brand nasional