Home

Project PLTS mini

· xedi

Catatan Project PLTS Mini 50 Wp + LiFePO4 12V 30Ah

Saya sedang mencoba membuat sistem PLTS mini sederhana untuk kebutuhan ringan dan sekaligus belajar cara kerja panel surya, baterai, BMS, SCC, dan kabel dalam satu sistem. Ini adalah versi 1, dari project PLTS ku.

Sistem ini menggunakan panel surya 50 Wp dan baterai LiFePO4 12V 30Ah.

Daftar Komponen

Panel Surya 50 Wp        : Rp370.000
Baterai 12V 30Ah (4 PCS) : Rp639.000
BMS                      : Rp74.000
SCC 12V/24V 10A           : Rp66.710
Kabel twin MC4            : Rp185.000
------------------------------------
Total                    : Rp1.334.000

Detail Komponen

Panel surya yang digunakan adalah Solar Panel 50 Wp Mono Zanetta Halfcut. Panel ini menjadi sumber energi utama untuk mengisi baterai melalui solar charge controller.

Baterai menggunakan LiFePO4 3.2V sebanyak 4 sel, sehingga menjadi sistem 4S dengan tegangan nominal sekitar 12.8V. Dengan kapasitas 30Ah, energi total baterai sekitar:

12.8V x 30Ah = 384 Wh

Energi yang aman digunakan kira-kira sekitar 300–340 Wh, tergantung beban dan efisiensi sistem.

BMS yang digunakan adalah BMS 4S 120A untuk LiFePO4. Fungsinya untuk melindungi baterai dari overcharge, over-discharge, arus berlebih, dan short circuit.

SCC yang dipakai adalah PWM Solar Charge Controller 10A 12V/24V. Untuk panel 50 Wp, SCC 10A masih cukup karena arus panel hanya sekitar 3–4A.

Kabel yang digunakan adalah twin kabel solar 2x2.5mm² panjang 5 meter dengan konektor MC4. Ukuran ini masih aman untuk sistem kecil seperti ini.

Estimasi Kemampuan

Dengan panel 50 Wp, produksi harian realistis mungkin sekitar 120–170 Wh per hari, tergantung cuaca dan posisi panel.

Sistem ini cocok untuk beban ringan seperti:

- Lampu LED
- Charger HP
- Router kecil
- Kipas DC kecil
- Project ESP32 atau IoT
- Lampu outdoor

Namun belum cocok untuk beban besar seperti rice cooker, setrika, kulkas, pompa air besar, kompor listrik, atau AC.

Pemakaian riil

Sejauh ini saya pakai untuk menyalakan lampu saja. Ya, lampu LED DC. Karena di project ini, saya tidak beli Inverter. Kalau bebannya untuk lampu saja, tidak perlu pakai lampu AC. Penggunaan Inverter juga ada loss energi. Saya pasang 2 lampu led 10 Watt , dengan pengaturan waktu nyala 13 jam. Sejauh ini baterai belum sampai kehabisan. Memang 2 x10 Watt, masih jauh dibawah dari kemampuan baterai. masih tersisa banyak ( kalau specs baterai seseuai lo ya)

Catatan

Untuk sistem kecil ini, komponen yang digunakan sudah cukup sebagai project belajar. Namun tetap perlu memperhatikan keamanan, terutama penggunaan BMS yang sesuai LiFePO4, kabel yang cukup, dan sekring jika nanti memakai inverter atau beban yang lebih besar.

SCC PWM murah masih bisa digunakan untuk percobaan, tetapi jika sistem ingin dibuat lebih serius, SCC MPPT dengan dukungan LiFePO4 akan lebih ideal.

Kesimpulan

Dengan biaya sekitar Rp1,33 juta, project PLTS mini ini sudah cukup menarik untuk belajar dasar-dasar sistem tenaga surya. Kapasitasnya memang kecil, tetapi cukup untuk memahami cara kerja panel surya, pengisian baterai, penyimpanan energi, dan pemakaian listrik DC dalam skala sederhana. Dengan budget segitu, sebenarnya saya bisa saja beli lampu tenaga surya langsung jadi. Ga perlu ribet merangkai. Tapi ini adalah PLTS v1, dengan tujuan mencoba hehe.